Artikel

Waspada Asam Urat di Usia Muda! Ketahui Alasannya

gejala asam urat usia muda salah satunya adalah nyeri pergelangan tangan

Penyakit asam urat di usia muda menjadi momok tersendiri yang tidak boleh diabaikan. Dahulu, penyakit asam urat atau gout artritis kerap dianggap sebagai masalah kesehatan yang lebih umum terjadi pada orang tua seiring dengan pertambahan usia. Namun, pandangan tersebut telah bergeser secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Melansir laman medicalnewstoday.com, masalah asam urat pada generasi muda seringkali dipicu oleh sejumlah faktor yang beragam. Fenomena ini menyoroti kompleksitas kesehatan modern yang menegaskan bahwa asam urat tidak mengenal batasan usia.

Data prevalensi penyakit asam urat atau gout artritis mencatat angka yang cukup mengkhawatirkan, mencapai 3,9% di Amerika Serikat dan 2,5% di Eropa. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari dua juta kasus penyakit asam urat setiap tahunnya. 

Kemenkes merilis penelitian di Bali oleh Putra dkk yang menunjukkan prevalensi hiperurisemia mencapai 1,45%. Sementara penelitian oleh Ahimsa dkk mengungkapkan prevalensi penyakit asam urat mencapai 29,2% pada beberapa kelompok etnis tertentu. Data ini menegaskan pentingnya kesadaran akan kesehatan metabolic di usia muda dan perlunya upaya pencegahan serta pengobatan yang tepat.

Meskipun gejala khas seperti ciri-ciri asam urat di kaki mungkin tidak segera muncul pada usia muda, risiko bahaya penyakit tersebut perlu diwaspadai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai penyebab asam urat tinggi dan cara mengobati asam urat di usia muda menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Pengertian Asam Urat dan Batas Kadar Normalnya

asam urat di usia muda merupakan fenomena yang semakin memprihatinkan. Sebenarnya, asam urat adalah komponen penting dalam metabolisme tubuh. Secara alamiah, asam urat dihasilkan ketika tubuh memecah purin, suatu senyawa yang ditemukan dalam makanan dan tubuh. Purin sendiri memiliki peran penting dalam mengatur pertumbuhan sel dan penyediaan energi bagi tubuh.

Pada kondisi normal, tubuh mengeluarkan asam urat melalui ginjal dan feses untuk menjaga keseimbangan. Namun, ketidakseimbangan produksi atau eliminasi asam urat dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah.

Batas normal kadar asam urat dalam darah bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan seseorang. Untuk orang dewasa, rentang normalnya biasanya antara 2,4 hingga 7,0 miligram per desiliter (mg/dL), dengan perbedaan yang mungkin antara wanita dan pria. 

Sementara itu, kadar asam urat normal bagi anak-anak berkisar antara 2,0 hingga 5,5 mg/dL. Tes urine juga dapat digunakan untuk mengukur kadar asam urat dengan rentang normal sekitar 250-750 miligram atau 1,48-4,43 milimol (mmol) per total sampel urine selama 24 jam.

Kadar asam urat yang tinggi dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti gangguan ginjal atau produksi berlebihan oleh tubuh dan gaya hidup tidak sehat. Meskipun tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas, tingginya kadar asam urat dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama dalam jangka panjang. 

Oleh karena itu, penting untuk secara teratur memantau kadar asam urat. Walaupun masih berusia muda, memantau kadar asam urat berguna untuk mencegah potensi dampak buruk pada kesehatan di masa depan.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Penyebab asam urat tinggi bisa berasal dari beberapa faktor yang berperan dalam metabolisme tubuh. Berikut faktor penyebab asam urat tinggi yang perlu kita waspadai:

1. Produksi Asam Urat Berlebih

Asam urat diproduksi oleh tubuh saat proses pemecahan purin terjadi. Purin sendiri ditemukan dalam makanan dan juga diproduksi secara alami dalam tubuh. Ketika terjadi produksi asam urat berlebihan yang bisa disebabkan oleh pola makan tinggi purin atau kondisi genetik tertentu, kemungkinan penumpukan asam urat dalam tubuh meningkat.

2. Gangguan dalam Pengeluaran Asam Urat

Ginjal bertanggung jawab untuk mengeluarkan asam urat ke dalam urine. Namun, jika ginjal mengalami gangguan atau tidak mampu membuang asam urat secara efisien, maka kadar asam urat dalam darah bisa meningkat. Gangguan pada ginjal dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk penyakit ginjal kronis dan faktor genetik.

3. Faktor Gaya Hidup dan Pola Makan

Pola makan yang tinggi akan purin seperti mengonsumsi daging merah, makanan laut, dan minuman beralkohol dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu, konsumsi minuman manis yang mengandung fruktosa juga dikaitkan dengan peningkatan risiko asam urat tinggi.

4. Obesitas 

Orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi. Obesitas dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh dan mengganggu kemampuan ginjal untuk mengeluarkannya.

5. Faktor Genetik

Keluarga dengan riwayat asam urat tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi serupa. Faktor genetik dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami peningkatan kadar asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat

Ciri-ciri asam urat di kaki menjadi petunjuk awal yang penting untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan yang mungkin terjadi pada tubuh. Penting untuk memahami gejala penyakit asam urat sebagai deteksi dini agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala penyakit asam urat antara lain:

1. Nyeri pada Persendian

Gejala yang paling jelas dari asam urat tinggi adalah timbulnya rasa nyeri pada persendian. Nyeri ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat akibat kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Bagian yang sering terserang termasuk pergelangan kaki, pergelangan tangan, jari tangan, lutut, dan siku.

2. Pembengkakan Sendi

Pembengkakan pada sendi atau sinovium merupakan gejala asam urat yang sering terjadi. Ciri-ciri asam urat di kaki bisa dilihat dari pembengkakan yang terjadi di area sekitar sendi. Pembengkakan ini disebabkan oleh peningkatan volume synovial atau cairan pelumas sendi saat terkena asam urat.

3. Rasa Panas pada Persendian

Selain nyeri dan pembengkakan, sendi yang terkena asam urat juga dapat terasa panas atau hangat akibat radang yang terjadi. Sensasi panas ini seringkali menyertai proses inflamasi yang terjadi di sekitar persendian kaki yang terkena asam urat. 

4. Rasa Tidak Nyaman pada Sendi

Penderita asam urat juga sering mengalami rasa tidak nyaman pada sendi setelah mengalami nyeri. Ketidaknyamanan ini dapat berlangsung beberapa hari hingga berminggu-minggu, terutama saat fase lanjutan asam urat kambuh.

5. Terbentuknya Benjolan (Thopi)

Jika tidak ditangani secara medis, asam urat dapat menyebabkan pembentukan benjolan pada persendian yang disebut thopi. Benjolan ini dapat menjadi kronis dan permanen, merusak sendi, jaringan lunak di sekitarnya, dan kulit yang mengelilingi persendian.

Cara Mengobati Asam Urat

Pada usia muda, risiko terkena asam urat mungkin tidak begitu terpikirkan. Padahal kondisi ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat.

Beberapa cara mengobati asam urat di usia muda antara lain:

1. Konsultasi dan Penggunaan Obat Dokter

Langkah pertama yang penting dalam mengobati asam urat adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter akan meresepkan obat-obatan seperti antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau obat-obatan pengurang asam urat untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Vitamin C telah terbukti membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah dengan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urine. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan tomat dapat menjadi salah satu cara mengobati asam urat di usia muda.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Mengonsumsi banyak air putih membantu mengurangi pembengkakan pada sendi dan mempercepat pengeluaran asam urat dari tubuh. Pilihan cairan bening lainnya seperti kaldu atau teh herbal juga dapat memberikan hidrasi tambahan yang diperlukan untuk memperbaiki kondisi sendi.

4. Hindari Makanan Tinggi Purin

Makanan tinggi purin seperti daging merah, daging organ, dan makanan laut dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Mengurangi konsumsi makanan ini dapat membantu mengurangi risiko masalah asam urat. Sebaiknya, gantilah dengan makanan yang rendah purin seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.

5. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik teratur membantu menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko penumpukan asam urat dalam tubuh. Pilihlah olahraga ringan atau moderat seperti berjalan, berenang, atau yoga untuk menjaga fleksibilitas dan kekuatan sendi tanpa memicu serangan asam urat.

6. Mengelola Stres

Stres dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik melalui teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas yang menyenangkan seperti membaca atau mendengarkan musik. 

Obat Alami Asam Urat

Banyak orang mengandalkan obat alami sebagai cara untuk meredakan gejala asam urat. Berbagai tumbuhan herbal dan ramuan tradisional telah lama dikenal memiliki potensi dalam mengurangi kadar asam urat. 

Jahe merupakan salah satu obat alami asam urat yang banyak dicari

Beberapa obat alami asam urat antara lain:

1. Jahe

Jahe telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena kandungan anti inflamasi alaminya. Senyawa seperti gingerol, gingerdione, dan zingeron dalam jahe diketahui dapat meredakan peradangan yang merupakan salah satu gejala utama asam urat. Kita dapat mengonsumsi jahe dalam bentuk teh atau sebagai kompres untuk meredakan nyeri pada sendi.

2. Kunyit

Efek kurkumin dalam kunyit untuk meredakan peradangan didasarkan pada penelitian yang disebutkan dalam jurnal Arthritis Research & Therapy pada tahun 2019. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kurkumin dapat menekan protein NF-kappa B yang memicu peradangan dalam tubuh.

3. Cuka Apel

Cuka apel disebut sebagai salah satu obat alami asam urat karena dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat asam urat. Penelitian yang dilakukan di Jepang pada tahun 2010 menunjukkan bahwa konsumsi cuka apel secara teratur dapat meningkatkan pembuangan asam urat dari tubuh.

4. Brotowali

Potensi brotowali sebagai obat herbal alami untuk asam urat didasarkan pada studi yang diulas dalam Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry pada tahun 2017. Ekstrak jus batang brotowali diyakini dapat membantu menetralkan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. 

5. Meniran Hijau

Meniran hijau dikenal karena kemampuannya dalam menghambat produksi asam urat berlebih dalam tubuh dan membantu memecah serta membersihkan kristal asam urat. Konsultasikan dulu pada ahli kesehatan sebelum menggunakan berbagai obat alami asam urat. 

Masalah asam urat di usia muda membutuhkan pendekatan komprehensif yang melibatkan edukasi, penerapan pola hidup sehat, dan penanganan medis yang tepat. Penting untuk mengenali faktor risiko dan terus menjaga kadar asam urat normal sejak usia muda.

Melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak kesehatan, upaya untuk mencegah penyakit asam urat dapat diprioritaskan. Kolaborasi lintas sektor ini dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Serta memperkuat kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat.

TAGS
#asam urat di usia muda #cara mengobati asam urat di usia muda #ciri-ciri asam urat di kaki #obat alami asam urat #penyebab asam urat tinggi