Artikel

Ini Tanda Kamu Perlu Healing dan Gimana Healing Terbaik

Healing sama dengan liburan?

Apa Arti Healing? Ini Penjelasan Lengkapnya

Belakangan kata healing mulai sering terdengar di telinga kita. Namun, apa arti healing yang sebenarnya? Arti dari kata ini mungkin membuat penasaran banyak orang. Hal ini disebabkan karena istilah ini berasal dari bahasa Inggris tetapi sering digunakan, baik di dunia nyata maupun di media sosial. 

Bahkan, healing berubah menjadi istilah bahasa gaul yang sering digunakan di Indonesia. Healing umumnya digunakan oleh anak muda di sosial media. Penggunaan kata healing ini bahkan dengan cepat menjadi viral di dunia nyata karena sering digunakan. 

Apa Arti Healing? 

Pada dasarnya, healing merupakan bahasa gaul dan merujuk pada pengobatan atau penyembuhan diri. Penyembuhan diri ini dapat berkaitan dengan berbagai macam hal, utamanya berkaitan dengan kesehatan mental yang dimiliki seseorang.

Healing erat kaitannya dengan penyembuhan secara jiwa, batin, perasaan dan pikiran. Bila kamu bertanya healing itu apa, healing merujuk pada penyembuhan yang disebabkan oleh sejumlah hal seperti peristiwa buruk di masa lalu. 

Contohnya saja peristiwa buruk seperti ghosting. Ghosting adalah mengakhiri hubungan secara mendadak serta memutuskan komunikasi dan tidak memberi penjelasan apapun. Selain ghosting, healing juga bisa berarti penyembuhan karena seseorang mengalami kelelahan emosi yang disebabkan karena persoalan tertentu. 

healing ternyata tidak sama dengan liburan

Beda Healing dan Liburan

Setelah mengetahui apa arti healing, mungkin kamu bertanya-tanya, apakah healing memiliki arti yang sama dengan liburan? Karena setiap seseorang memposting momen liburan, mereka pasti selalu mengatakan jika hal tersebut merupakan healing

Padahal, healing serta liburan memiliki tujuan berbeda. Hal yang perlu ditekankan ketika proses healing adalah penyembuhan diri. Sedangkan, liburan menjadi contoh healing yang juga menjadi momen seseorang untuk menyembuhkan diri. 

Tetapi, tidak semua kegiatan liburan dapat disebut dengan healing, lebih-lebih jika liburan tersebut tidak terdapat proses penyembuhan diri. Sehingga tujuan serta inti dari healing adalah penyembuhan diri. Bila liburan dapat menjadi sarana penyembuhan, maka liburan dapat disebut dengan healing

Sayangnya, sekarang ini muncul dalih liburan, atau berbelanja dengan boros, dan menutupinya dengan kedok healing, padahal nyatanya tidak demikian. 

Tanda Seseorang Membutuhkan Healing

Setelah mengenal apa arti healing, kamu juga harus mengenal tanda seseorang memerlukan healing. Berikut beberapa tandanya:

  1. Overreaction

Apakah kamu pernah bereaksi secara berlebihan pada sebuah masalah atau isu yang sebenarnya dapat diatasi dengan tenang? Ini dapat menjadi tanda kamu memerlukan healing. Bila sering mengalami reaksi dengan berlebihan, lebih baik kamu mundur sejenak. 

Kamu bisa mundur sejenak dan memikirkan atau merefleksikan kembali respons yang benar ketika harus menghadapi masalah. 

  1. Menaruh Dendam 

Saat seseorang berselisih dengan orang lain, dan sulit memaafkan atau masih menyimpan dendam dalam waktu lama, bahkan dapat mempengaruhi hubungan dengan orang lain, ini juga menjadi gejala yang kurang baik berkaitan dengan jiwa dan emosinya. 

  1. Emosi Negatif Mudah Muncul

Di dalam bahasa gaul, hal ini sering disebut dengan trigger. Orang yang terpantik emosi negatif dengan mudah saat memperoleh stimulus tertentu, mungkin mempunyai masalah dengan adanya stimulus tersebut. Tanda dari hal tersebut bisa berwujud dalam bentuk marah, menarik diri, hingga menangis tersedu-sedu. 

  1. Pola Menjadi Berantakan

Sebenarnya, manusia umumnya mempunyai pola tertentu ketika menjalani kesehariannya. Saat pola tersebut berantakan dan berada di luar kendali, kemungkinan orang tersebut mempunyai masalah di jiwanya serta memerlukan healing

  1. Mood Menjadi Tidak Stabil

Bukan hanya memiliki pola hidup yang berantakan, mood yang sering berantakan dan tidak stabil juga menjadi tanda jika seseorang memerlukan pemulihan emosi. 

Tanda tersebut sering mengganggu karena seseorang menjadi sulit melihat akar masalah, padahal sebenarnya masalah tersebut terjadi dalam dirinya. 

  1. Insecure

Rendah diri atau insecure menjadi tanda lain dari seseorang membutuhkan healing. Orang tersebut sering merasa rendah diri karena masalah yang melukai batin. 

  1. Teringat Masa Lalu

Sebenarnya, teringat masa lalu ini bukan berarti gagal move on. Dalam hal ini, teringat masa lalu lebih pada saat seseorang sering melihat ke belakang ketika menghadapi situasi, dan membuat orang tersebut takut melakukan sesuatu. Ini menjadi tanda adanya masalah yang belum selesai pada batinnya sehingga membutuhkan healing

Cara Menerapkan Healing yang Bisa Dilakukan

Cara menjaga kesehatan mental dengan menyembuhkan luka batin, tentu bukan menjadi hal mudah, tapi dapat dilakukan dengan baik oleh diri sendiri atau dengan bantuan pihak lain. Berikut sejumlah cara healing yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Pusatkan Perhatian Pada Diri Sendiri

Pengalaman pahit yang terjadi di masa lalu dapat membuat seseorang menyimpan luka batin hingga berkepanjangan. Agar dapat menyembuhkannya, seseorang harus disadarkan mengenai apa yang terjadi pada dirinya sendiri sekarang ini. 

Cara ini juga sering dikenal dengan istilah mindfulness dan memungkinkan seseorang dapat melihat masalah dari kacamata yang lebih lebar, bila dirinya sekarang baik-baik saja. 

  1. Merasakan Emosi Negatif yang Sedang Muncul

Saat terdapat emosi serta pikiran negatif yang muncul, lebih baik tidak melawannya secara berlebihan. Justru, dengan cara merasakan emosi serta pikiran negatif yang sedang muncul, seseorang akan mencari tahu cara untuk menghadapinya. 

Emosi serta pikiran umumnya bertahan selama 90 detik. Resapi emosi serta pikiran tersebut selama 90 detik sebelum bereaksi. 

  1. Gerakkan Badan

Menggerakkan badan saat mengalami emosi negatif dapat membantu seseorang memproses emosi. Kamu bisa melakukan gerakan ringan seperti menggoyangkan kaki, mengibaskan tangan hingga berlari. 

Cara ini merupakan bagian dari trauma release exercise atau TRE dan meyakini jika menggerakkan badan bisa menurunkan tingkat stress yang dimiliki. 

  1. Terapi

Bukan hanya TRE, healing juga dapat dilakukan dengan cara terapi bersama dengan professional. Dengan bantuan dari professional, seseorang diharapkan dapat lebih mudah mengenali emosi serta pikiran negatif, bahkan cara mengatasinya. 

  1. Relaksasi

Healing dapat dilakukan dengan cara relaksasi pernapasan dari meditasi serta yoga. 

Manfaat Healing

Ada berbagai macam manfaat dari healing, seperti:

  1. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Seseorang yang memahami dirinya sendiri dan melakukan healing dapat menjadi lebih percaya diri. Ia tidak akan cemas dengan emosi serta pikiran negatif yang muncul di dalam dirinya, karena sudah mengetahui cara menghadapi serta mengatasi emosi negatif tersebut.

Efek jangka panjang yang dirasakan, ia akan jauh lebih fokus untuk mengembangkan diri dibanding terjebak dengan emosi negatif. 

  1. Meningkatkan Ketahanan serta Keseimbangan

Tidak dapat dipungkiri bila selalu ada hal yang membuat kita stress atau tertekan dari luar mulai dari masalah dengan orang lain, finansial hingga masalah pekerjaan. Dengan healing, seseorang akan memiliki ketahanan lebih untuk menghadapi stress tersebut. 

Keseimbangan di dalam diri juga tidak terganggu secara signifikan walaupun sedang menghadapi masalah. 

  1. Dapat Mengurangi Gejala Depresi

Jangan salah, healing juga dapat mengurangi kemunculan depresi. Depresi dapat muncul saat seseorang tidak bisa mengatasi dan mengelola pikiran negatif di dalam dirinya. 

  1. Semakin Mengenal Diri Sendiri

Kegiatan healing juga akan memungkinkan seseorang semakin mengenal diri sendiri. Dari berbagai cara di atas, seseorang akan belajar memahami cara yang diperlukan serta diinginkan oleh dirinya. 

Bukan hanya itu, seseorang juga dapat mengekspresikan diri dengan sangat baik sehingga lebih mudah dipahami oleh orang lain. 

  1. Semakin Menjaga Kualitas Hubungan

Saat healing, seseorang akan mencapai kualitas paling baik dari dalam dirinya. Hal ini akan memberikan dampak baik bagi hubungan yang dimilikinya dengan orang lain, utamanya pada pasangan, keluarga dan teman. 

Bukan hanya itu, kualitas hubungan juga akan semakin meningkat karena ia tidak bergantung pada orang lain untuk membuat dirinya merasakan emosi lebih baik. 

  1. Sehat Jasmani

Bukan hanya menjaga kesehatan mental, aktivitas healing juga memiliki pengaruh yang signifikan pada kesehatan fisik. Bila mental yang dimiliki seseorang berada dalam kondisi baik serta seimbang, detak jantung dan sistem kardiovaskularnya menjadi lebih sehat. 

Pentingnya Kesehatan Mental

Mental Health artinya kondisi mental seseorang dimana ia menyadari potensi di dalam dirinya, dan dapat menanggulangi tekanan hidup normal serta bekerja dengan produktif. 

Kesehatan mental pada dasarnya sama pentingnya dengan kesehatan fisik, memiliki mental yang sehat bisa membuat pikiran menjadi lebih positif, dan tubuh akan berfungsi dengan baik, baik secara psikologi, emosional hingga sosial. 

Bukan hanya itu, kesehatan mental juga dapat mempengaruhi cara berpikirdan berperilaku seseorang. Inilah alasan mengapa cara menjaga kesehatan mental menjadi hal yang sering dibahas. 

Kesehatan mental akan memberikan dampak pada kesehatan fisik serta kehidupan sosial. Seseorang yang sehat secara mental berisiko lebih rendah terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, asam lambung, diabetes tipe 2 dan berbagai penyakit lain. 

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Lantas, bagaimana cara untuk menjaga kesehatan mental? Berikut beberapa caranya, yaitu:

  1. Katakan Berbagai Hal Positif

Sebuah penelitian menunjukkan bila cara kamu berpikir pada diri sendiri bisa memberi efek yang kuat pada kejiwaanmu. Saat kamu memandang diri dan hidup secara negatif, kamu akan merasakan efek negatifnya. 

Tetapi, bila membiasakan diri menggunakan kata yang akan membuatmu jauh lebih positif, hal tersebut bisa membuatmu menjadi jauh lebih optimis. 

  1. Tulis Berbagai Hal yang Patut Kamu Syukuri

Rasa bersyukur erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan serta kebahagiaan. Sebenarnya, terdapat cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan rasa bersyukur.

Kamu bisa menulis hal-hal yang harus kamu syukuri setiap hari. Kemudian kamu ulang rasa bersyukur tersebut terus menerus dalam hatimu. 

  1. Fokus Pada Satu Waktu

Ketika kamu bisa fokus pada satu tujuan yang bisa melepaskan emosi negatif serta sembuh dari hal masa lalu yang membebani. Kamu bisa mulai dengan fokus pada hal yang kamu lakukan seperti makan siang, mandi dan lainnya. Jangan sampai membuat pikiranmu terbang karena dapat menyebabkanmu menjadi overthinking

  1. Olahraga

Cara menjaga kesehatan mental yang lainnya adalah dengan olahraga. Saat olahraga, tubuh akan melepaskan endorphin yang bisa menyingkirkan stress serta meningkatkan suasana hati setelah berolahraga. 

Inilah alasan mengapa olahraga menjadi salah satu cara untuk menangkal kecemasan, stress, serta depresi yang sangat ampuh. 

Kamu bisa mencari cara untuk menambah aktivitas olahraga, contohnya seperti naik turun tangga, jalan kaki dan lainnya. Selain itu kamu juga bisa berolahraga di luar ruangan agar membantu tubuh menghasilkan vitamin D yang bermanfaat untuk meningkatkan kadar serotonin otak. Efeknya, badan sehat dan mood membaik.

Cara menjaga kesehatan mental bisa dilakukan dengan mudah. Namun, tentunya pada proses awal membutuhkan proses penyesuaian. Karena bila kondisi mentalmu sehat, maka kamu juga akan merasa lebih bahagia.  Jadi, jangan membuat alasan untuk shopping dan liburan berlebihan dengan dalih healing ya. 

TAGS
#apa arti healing #cara menjaga kesehatan mental #mental health artinya